Kaltimreport.com – Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Riska Wahyuningsih, menilai bahwa pendidikan politik memiliki peran vital untuk mendorong keterlibatan perempuan dalam dunia politik. Menurutnya, bekal pemahaman politik yang baik akan memperkuat posisi perempuan dalam proses pengambilan keputusan sekaligus meningkatkan representasi mereka di parlemen.
Riska menyoroti fakta bahwa jumlah anggota legislatif perempuan di DPRD Samarinda saat ini masih jauh dari ideal. Dari 45 kursi yang tersedia, keterwakilan perempuan belum mampu memenuhi kuota 30 persen sebagaimana yang diamanatkan regulasi.
“Pendidikan politik itu penting sekali, khususnya bagi perempuan. Kita masih kekurangan wakil perempuan di DPRD Samarinda. Harapannya, dengan bekal pengetahuan politik yang memadai, kuota 30 persen ini bisa terpenuhi di periode berikutnya,” ujarnya (14/8/2025).
Ia menegaskan bahwa pendidikan politik tidak hanya bermanfaat bagi calon anggota legislatif, tetapi juga membentuk kesadaran politik masyarakat secara luas. Dengan pemahaman yang baik, perempuan memiliki kepercayaan diri untuk tampil dan bersaing dalam kancah politik lokal.
Riska berharap dengan semakin banyaknya perempuan yang berpendidikan politik, suara mereka dapat mewarnai proses perumusan kebijakan publik, terutama yang berkaitan dengan isu perempuan, anak, serta keluarga.