Kaltimreport.com – Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) serahkan 26 unit motor pengangkut sampah kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Samarinda.
Ananda Emira Moeis mengatakan bahwa bantuan ini merupakan hasil penjaringan aspirasi masyarakat, khususnya para Ketua RT yang kerap mengeluhkan persoalan pengangkutan sampah di lingkungan mereka.
“Kami berangkat dari suara warga. Banyak RT yang menghadapi kendala teknis saat mengelola sampah, terutama karena keterbatasan armada,” ujar Ananda.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong perbaikan sistem pengelolaan sampah di tingkat bawah.
“Tahun depan, kami akan berjuang agar jumlah bantuan bisa ditambah,” katanya.
Menurut Ananda, keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan harus ditumbuhkan.
“Masalah sampah bukan semata tanggung jawab pemerintah. Masyarakat perlu dilibatkan sejak dari rumah tangga hingga pengelolaan skala lingkungan,” kata dia.
Ia pun mengajak para Ketua RT untuk membentuk sistem kerja yang kolaboratif.
“Kendaraan ini bukan sekadar alat, tapi simbol kolaborasi antara pemerintah, warga, dan legislatif dalam menciptakan kota yang lebih bersih,” ucapnya.
Pemerintah daerah berharap program ini bisa direplikasi oleh legislator lain.