Kaltimreport.com, Samarinda – DPRD Samarinda menilai sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih memiliki peran strategis dalam menjaga pergerakan ekonomi masyarakat. Di tengah tantangan ekonomi yang terus berubah, keberadaan pelaku usaha kecil disebut tetap menjadi penopang utama ekonomi warga sekaligus penyedia lapangan kerja terbesar di daerah.
Anggota DPRD Samarinda, Samri Shaputra mengatakan pemerintah daerah perlu memperkuat dukungan terhadap pengembangan UMKM agar usaha masyarakat dapat bertahan dan berkembang secara berkelanjutan. Menurutnya, banyak warga menggantungkan sumber penghasilan dari sektor perdagangan maupun jasa skala kecil.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi masyarakat. Banyak warga menggantungkan penghasilan dari sektor ini, sehingga pemerintah harus benar-benar hadir memberikan dukungan nyata agar usaha mereka bisa terus berkembang,” ujar Samri, Kamis (7/5/26).
Ia menjelaskan, persoalan yang hingga kini masih sering dihadapi pelaku UMKM adalah terbatasnya akses permodalan. Tidak sedikit pelaku usaha yang memiliki potensi berkembang, namun terkendala minimnya modal dan proses pengajuan pembiayaan yang dinilai cukup rumit.
Politikus Fraksi PKS tersebut meminta pemerintah daerah menghadirkan skema bantuan dan pembiayaan yang lebih mudah diakses masyarakat. Menurutnya, prosedur yang terlalu panjang justru dapat menghambat perkembangan usaha kecil.
“Permodalan harus dipermudah agar usaha bisa berkembang. Jangan sampai pelaku UMKM yang punya potensi justru kesulitan mendapatkan akses bantuan atau pembiayaan karena prosedurnya terlalu rumit,” katanya.
Selain itu, Samri juga mendorong pemerintah memperluas kolaborasi dengan pihak perbankan dan lembaga keuangan agar akses pembiayaan bagi pelaku UMKM semakin terbuka. Dukungan modal dinilai penting untuk membantu usaha kecil meningkatkan kapasitas dan daya saingnya.
Ia menambahkan, penguatan sektor UMKM tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kalau UMKM berkembang, maka ekonomi masyarakat juga bergerak. Dampaknya bukan hanya pada pelaku usaha, tetapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga,” pungkasnya. (Adv./DPRD Samarinda Cep).









