Terapkan Manajemen Efisiensi, Namun Kinerja Tetap Digenjot

ADVERTORIAL274 Dilihat

ZONAKALTIM.ID, SANGATTA – Di tengah kebijakan pemotongan anggaran dari pemerintah pusat, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memilih agar memperkuat manajemen efisiensi tanpa mengorbankan target kinerja utama.

Kepala Dinas P3A Kutim, Idam Cholid, menjelaskan, dinasnya telah mengambil langkah strategis untuk menyesuaikan diri dengan postur anggaran baru. “Tentunya pasti berpengaruh. Jadi yang pertama itu ada pemotongan dari pusat, kemudian yang kedua ini ada efisiensi,” ujarnya.

Menurut Idam, efisiensi tidak hanya berarti penghematan, tetapi juga tentang penataan ulang prioritas. “Kita nanti memilah dan memilih kegiatan yang prioritas, yang tidak prioritas akan kita kurangi,” tegasnya.

Beberapa kebijakan penghematan sudah diterapkan, seperti pemangkasan biaya perjalanan dinas hingga 50 persen, pengurangan belanja ATK, serta penghapusan kegiatan seremonial yang dinilai tidak berdampak langsung pada hasil kerja. “Seremoni-seremoni yang tidak berpengaruh langsung terhadap indikator kinerja sudah kita kurangi semua,” tambahnya.

Idam menilai langkah efisiensi ini justru dapat memperkuat fokus organisasi untuk mencapai hasil yang lebih konkret. “Semua penyesuaian dilakukan agar target kinerja tetap tercapai meskipun dengan pagu anggaran yang sudah diefisiensi,” katanya.

Dengan strategi tersebut, Dinas P3A Kutim ingin memastikan program perlindungan perempuan dan anak tidak terhambat. Fokus diarahkan pada kegiatan nyata seperti peningkatan kapasitas masyarakat, edukasi perlindungan anak, dan pemberdayaan ekonomi perempuan.

Langkah efisiensi yang diterapkan Dinas P3A Kutim menjadi contoh adaptasi yang cepat dan terukur di tengah situasi fiskal yang ketat, menunjukkan, kinerja optimal tetap dapat dicapai dengan pengelolaan sumber daya yang cermat dan efisien. (adv/diskominfokutim/prb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *