Disperindag Kutim Percepat Transformasi Digital UMKM Lewat Penguatan Pemasaran Daring

ADVERTORIAL266 Dilihat

KALTIMREPORT.COM, SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mempercepat proses transformasi digital pelaku UMKM dengan menerapkan model pelatihan berbasis praktik pemasaran daring. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim menegaskan bahwa strategi digital marketing kini menjadi kebutuhan mendesak, terutama bagi usaha rumahan yang ingin memperluas pasar tanpa biaya tinggi.

Kepala Disperindag Kutim, Nora Ramadani, menyebut bahwa digitalisasi UMKM merupakan pekerjaan yang tidak bisa ditunda. Ia menilai pola konsumsi masyarakat berubah cepat, mengharuskan pelaku usaha menyesuaikan cara berjualan.

“Kita melihat pergeseran perilaku belanja yang sangat besar. Banyak orang lebih memilih membeli lewat ponsel. Karena itu, UMKM harus ikut bergerak. Walaupun mereka berjualan dari rumah atau gang kecil, pemasaran digital bisa menjangkau pasar yang jauh lebih luas,” ujarnya.

Nora menambahkan bahwa kemampuan digital bukan lagi sekadar pelengkap usaha, tetapi “penentu apakah UMKM bisa bertahan dalam persaingan yang makin ketat.”

Disperindag Kutim menyiapkan pelatihan yang menyasar aspek teknis seperti teknik foto produk, manajemen katalog, pengelolaan iklan di marketplace, hingga strategi konten media sosial. Pemerintah juga mulai memetakan UMKM yang paling siap bertransformasi, agar program dapat dijalankan secara bertahap dan terukur.

Selain pelatihan, Disperindag merancang kolaborasi dengan penyedia platform digital dan komunitas kreatif untuk memberi pendampingan jangka panjang.

“Kita tidak ingin pelatihan berhenti hanya sebagai teori. Harus ada hasil nyata, seperti kenaikan omzet atau perluasan pasar. Karena itu, pendampingan dilakukan mulai dari perencanaan sampai eksekusi,” kata Nora.

Ia menegaskan bahwa pemerintah ingin UMKM Kutim tidak hanya bertahan, tetapi berkembang menjadi pelaku usaha yang kompetitif di pasar online.

“Pasar digital ini tidak mengenal batas. Selama mereka mau belajar, peluangnya luas. Kita ingin UMKM Kutim memanfaatkan peluang itu sebaik-baiknya,” tutupnya. (ADV/Diskominfo Kutim/—).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *