Kaltimreport.com, Kutai Kartanegara – Upaya memperkuat budaya demokrasi di tingkat akar rumput terus dilakukan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Selamat Ari Wibowo, S.Pd. Kali ini, ia menggelar kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) di Desa Giri Agung, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Jumat (23/01/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Partisipasi Publik dalam Penyelenggaraan Tata Pemerintahan yang Demokratis” tersebut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga kalangan pemuda desa.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini Dedi Efendi dan Alauddin, dengan Gunar bertindak sebagai moderator. Diskusi berlangsung interaktif, membahas pentingnya peran aktif warga dalam mengawal jalannya pemerintahan daerah.
Dalam pemaparannya, Selamat Ari Wibowo menekankan bahwa demokrasi tidak cukup hanya diwujudkan melalui pemilu, tetapi juga harus dihidupkan melalui keterlibatan masyarakat dalam setiap proses kebijakan publik.
Ia menjelaskan, partisipasi masyarakat dibutuhkan sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan kebijakan agar pemerintahan berjalan secara terbuka dan bertanggung jawab.
“Pemerintahan yang demokratis hanya bisa terwujud jika masyarakat ikut terlibat dan tidak bersikap pasif. Transparansi dan akuntabilitas lahir dari partisipasi publik yang kuat,” ujarnya.
Selain itu, peserta kegiatan juga diberikan pemahaman terkait hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam sistem demokrasi, termasuk cara menyalurkan aspirasi, kritik, maupun saran kepada pemerintah dan wakil rakyat.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menilai, melalui kegiatan PDD, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintahan dapat terus ditingkatkan.
“Ketika masyarakat diberi ruang untuk berpartisipasi dan mengawasi, potensi penyimpangan kebijakan bisa diminimalisir. Ini penting untuk menjaga pemerintahan tetap berjalan sesuai kepentingan rakyat,” tutupnya.















