Kaltimrepost.com, TENGGARONG – Perkembangan pertanian masyarakat di wilayah Semayang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mulai menunjukkan perkembangan positif. Tanaman padi yang dibudidayakan masyarakat setempat dilaporkan sudah mulai tumbuh.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, perkembangan tanaman padi tersebut menjadi salah satu hal yang terus dipantau. Terkait waktu panen, pemerintah masih melihat perkembangan tanaman hingga memasuki masa yang tepat.
“Nanti kita lihat. Kalau padinya sudah mulai tumbuh, sekarang saya sudah mendapatkan laporan bahwa padinya sudah mulai tumbuh,” ujarnya, Kamis (24/9/2026).
Menurutnya, masyarakat Semayang juga memiliki cara tersendiri dalam menjaga tanaman dari serangan hama. Hal tersebut menjadi bagian yang menarik dalam pengelolaan pertanian di wilayah tersebut.
Aulia menyebut, jika pada umumnya pengendalian hama dilakukan menggunakan pestisida, masyarakat di Semayang memiliki praktik yang berbeda dengan menggunakan solar sebagai bagian dari upaya pengendalian hama.
“Di sana ada yang lebih unik lagi. Biasanya dalam pengendalian hama, kita menyemprot menggunakan pestisida. Tetapi di sana, masyarakat mengendalikan hama dengan menyemprot menggunakan solar,” katanya.
Ia menilai, praktik yang dilakukan masyarakat tersebut perlu dilihat dalam konteks kearifan lokal yang berkembang di Semayang. Karena itu, pemerintah tidak ingin terburu-buru mengambil langkah tanpa terlebih dahulu memahami kebiasaan masyarakat setempat.
“Tetapi nanti kita lihat kearifan budaya yang ada di Semayang,” ucapnya.
Aulia berharap ikhtiar masyarakat dalam mengembangkan pertanian di Semayang dapat membuahkan hasil yang baik. Ia juga berharap hasil pertanian nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
“Mudah-mudahan apa yang diikhtiarkan oleh warga masyarakat Semayang bisa mendapatkan hasil panen yang melimpah dan bisa dirasakan oleh warga masyarakat yang ada di Semayang,” pungkasnya. (ADV)















