Ajak Generasi Milenial dan Gen Z Pahami Pentingnya Perencanaan Keluarga

Kaltimreport.com – Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Martina Yulianti, mengajak masyarakat untuk memahami pentingnya perencanaan keluarga sebagai upaya mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Program Keluarga Berencana (KB) dan Kontrasepsi serta Pelayanan KB Gratis yang berlangsung di Puskesmas Rapak Mahang, Jumat (2/10/2026).

Martina mengatakan, momentum sosialisasi tersebut menjadi kesempatan untuk kembali meningkatkan edukasi dan penyebaran informasi kepada masyarakat bahwa program KB tidak hanya sebatas penggunaan alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan, tetapi juga memiliki makna yang lebih luas dalam merencanakan kehidupan keluarga.

Menurutnya, memiliki anak merupakan tanggung jawab jangka panjang yang tidak berhenti pada proses kehamilan dan persalinan. Orang tua juga memiliki tanggung jawab untuk membesarkan, memberikan pendidikan, serta mempersiapkan anak agar mampu mandiri dan menghadapi tantangan kehidupan, termasuk ketika memasuki dunia kerja.

“Setiap keluarga perlu memiliki perencanaan yang matang. Memiliki anak bukan hanya tentang melahirkan, tetapi juga bagaimana membesarkan, menyekolahkan, hingga mempersiapkan mereka agar mampu mandiri dan bertahan dalam kehidupan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penggunaan alat kontrasepsi merupakan salah satu sarana untuk mendukung perencanaan keluarga. Namun, pemahaman masyarakat terhadap KB selama ini masih cenderung terbatas pada penggunaan alat kontrasepsi, seperti implan, suntik, maupun sterilisasi.

Padahal, esensi utama dari program KB adalah bagaimana setiap keluarga dapat merencanakan kehidupan dan masa depannya secara terarah, sesuai dengan kesiapan serta kemampuan masing-masing.

“Perencanaan keluarga itu yang menjadi intinya. Alat kontrasepsi hanyalah salah satu instrumen untuk membantu masyarakat dalam mewujudkan keluarga yang terencana,” jelasnya.

Martina juga menekankan pentingnya memperluas edukasi mengenai program KB kepada generasi muda, khususnya generasi milenial dan Generasi Z. Menurutnya, pemahaman yang benar sejak dini dapat membantu generasi muda membangun kesadaran akan pentingnya mempersiapkan kehidupan berkeluarga.

Ia berharap, melalui sosialisasi yang berkelanjutan, masyarakat semakin memahami manfaat program KB serta tidak ragu untuk mengakses berbagai layanan yang telah disediakan pemerintah.

Terlebih, pemerintah telah memfasilitasi berbagai pilihan alat kontrasepsi sehingga masyarakat memiliki kemudahan dalam memperoleh layanan sesuai kebutuhan.

“Harapannya, generasi milenial dan Gen Z juga mendapatkan informasi yang benar bahwa keluarga perlu direncanakan. Pemerintah sudah menyediakan berbagai pilihan alat kontrasepsi, sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan KB,” tutupnya.

Melalui kegiatan sosialisasi dan pelayanan KB gratis ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga semakin meningkat, sekaligus mendorong terwujudnya keluarga yang berkualitas dan mampu mempersiapkan masa depan generasi penerus. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *