Kaltimreport.com – Pemerataan pelayanan administrasi kependudukan tidak cukup hanya mengandalkan layanan daring. Jangkauan pelayanan langsung hingga ke tingkat desa menjadi salah satu langkah yang terus didorong Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk memastikan masyarakat di wilayah pelosok tetap mendapatkan hak pelayanan yang sama.
Kepala Disdukcapil Kukar, Muhamad Iryanto, mengatakan inovasi pelayanan menjadi bagian penting dalam meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan. Terlebih, kondisi geografis Kukar membuat sebagian masyarakat membutuhkan upaya pelayanan yang lebih dekat dan mudah dijangkau.
“Program Dukcapil dari tahun ke tahun adalah bagaimana mencapai target nasional untuk seluruh cakupan dokumen kependudukan, termasuk perekaman. Alhamdulillah, sampai September ini sejumlah target nasional sudah terlampaui sebelum 31 Desember,” ujarnya, Jumat (16/10/2026).
Selain mengejar target nasional, Disdukcapil Kukar juga mengembangkan inovasi yang diharapkan dapat menjadi representasi daerah. Salah satunya ialah Bunga Desaku yang telah lolos seleksi administrasi di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) untuk kategori multi kanal layanan.
Iryanto menilai inovasi tersebut memiliki peluang besar untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan administrasi kependudukan, khususnya bagi warga yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan.
“Kami meyakini inovasi ini berdampak sangat luas bagi masyarakat karena akses pelayanannya terbuka bagi semua pihak sampai tingkat desa, termasuk wilayah pelosok,” katanya.
Menurutnya, pelayanan administrasi kependudukan tidak bisa sepenuhnya bergantung pada sistem daring. Sebab, tidak semua masyarakat memiliki kemudahan akses maupun kemampuan yang sama dalam menggunakan layanan digital.
“Cakupan kepemilikan dokumen kependudukan akan jauh melampaui harapan jika kita tidak hanya mengandalkan layanan online, tetapi juga membuka akses pelayanan secara langsung kepada masyarakat,” jelasnya.
Selain Bunga Desaku, Disdukcapil Kukar juga telah mengikuti presentasi inovasi di tingkat Provinsi Kalimantan Timur melalui program yang dalam keterangan narasumber disebut Pepes Ikan Peda. Nama resmi program tersebut masih perlu dikonfirmasi.
Berbagai upaya tersebut menjadi bagian dari strategi Disdukcapil Kukar untuk memperluas jangkauan pelayanan sekaligus meningkatkan kualitas administrasi kependudukan. Keberhasilan inovasi diharapkan tidak berhenti pada tahapan seleksi, tetapi berlanjut pada manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Dengan memperkuat pelayanan hingga tingkat desa, Disdukcapil Kukar berupaya memastikan bahwa jarak geografis tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh dokumen kependudukan. (ADV)















