Kaltimreport.com– Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong pengembangan sektor pertanian dan peternakan melalui penguatan produksi lokal serta peningkatan infrastruktur pendukung. Salah satu langkah yang tengah dipertimbangkan adalah pengembangan peternakan ayam potong untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Moh. Rifani, mengatakan pihaknya masih menghitung kebutuhan serta jumlah ayam yang akan disiapkan dalam program tersebut. Perencanaan dilakukan dengan mempertimbangkan peluang pasar dan potensi pengembangan peternakan di daerah.
Menurut Rifani, peluang pasar menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pengembangan peternakan ayam potong. Produksi lokal diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat sektor peternakan di Kukar.
“Pengembangan peternakan berjalan seiring dengan upaya memperkuat kawasan pertanian yang telah ada. Distanak Kukar tetap memberikan perhatian terhadap pembangunan dan pembenahan jaringan irigasi serta jalan usaha tani (JUT), sebagai infrastruktur yang menunjang kelancaran aktivitas petani,” ujarnya, Kamis (22/10/2026).
Rifani menyebut, saat ini terdapat lima kawasan pengembangan pertanian, dengan peluang perluasan hingga tujuh kawasan. Penentuan kawasan dilakukan dengan mempertimbangkan luas hamparan lahan dan potensi produktivitasnya.
Salah satu kawasan yang telah berkembang adalah Jonggon, dengan hamparan pertanian lebih dari 1.000 hektare. Luasan tersebut menjadi modal penting dalam pengembangan pertanian berbasis kawasan, sekaligus membuka peluang peningkatan produksi melalui dukungan infrastruktur yang memadai.
Ia menegaskan, kebutuhan pembenahan irigasi masih menjadi perhatian karena ketersediaan jaringan pengairan belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan lahan pertanian.
“Pasti perlu pembenahan. Luas hamparannya sudah lebih dari seribu hektare, sehingga pendekatan pengembangan kawasan ini memang berdasarkan luasan hamparan pertanian,” jelasnya.
Melalui penguatan produksi peternakan dan optimalisasi kawasan pertanian, Kukar berupaya memperbesar peran hasil produksi lokal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Dukungan terhadap infrastruktur dan pengembangan potensi pasar diharapkan menjadi fondasi bagi pertanian yang semakin produktif dan berkelanjutan. (ADV)









