Kaltimreport.com – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mematangkan agenda pembentukan kepengurusan baru Karang Taruna tingkat kabupaten. Proses tersebut akan diawali melalui Temu Karya yang dijadwalkan berlangsung pada 21 November 2026 di Pendopo Bupati Kukar.
Kepala Dinsos Kukar, Rinda Desianti, mengatakan Temu Karya menjadi forum penting untuk menentukan ketua Karang Taruna tingkat kabupaten sekaligus menyusun kepengurusan organisasi untuk periode selanjutnya.
Dalam kegiatan tersebut, Dinsos akan mengundang perwakilan dari 20 kecamatan, pengurus Karang Taruna tingkat provinsi, hingga pengurus tingkat nasional. Setelah pemilihan ketua, tim formatur akan dibentuk untuk menyusun struktur organisasi kepengurusan.
Rinda menjelaskan, dari 20 kecamatan di Kukar, terdapat dua kecamatan yang masa kepengurusan Karang Tarunanya telah berakhir dan saat ini tidak aktif, yakni Tabang dan Kenohan. Sementara itu, 18 kecamatan lainnya masih memiliki kepengurusan aktif.
“Setelah ketua terpilih, nantinya akan dibicarakan pembentukan tim formatur. Tim inilah yang akan menyusun struktur organisasi Karang Taruna tingkat kabupaten,” jelasnya, Senin (3/11/2026).
Terkait penerbitan surat keputusan (SK) kepengurusan, Rinda menyebutkan mekanismenya masih akan dibahas lebih lanjut, termasuk mengenai kewenangan penerbitan SK, apakah melalui Bupati atau pengurus tingkat nasional.
Dinsos Kukar juga tengah menyiapkan rencana agar pelantikan pengurus Karang Taruna tingkat kabupaten dapat dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) pada 20 Desember 2026.
Menurut Rinda, jarak waktu antara Temu Karya pada November dan peringatan HKSN pada Desember diharapkan cukup untuk menyelesaikan tahapan administrasi serta pembentukan struktur kepengurusan.
“Rencana saya, momentum pelantikan pengurus Karang Taruna tingkat kabupaten bisa dilaksanakan bertepatan dengan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional. Jadi, setelah Temu Karya pada November, masih ada waktu untuk menyelesaikan proses administrasi dan pembentukan kepengurusan,” ujarnya.
Peringatan HKSN tersebut juga direncanakan berlangsung di kawasan pesisir Kukar. Sejumlah kegiatan sosial dan lingkungan tengah dipertimbangkan, di antaranya penanaman pohon maupun aksi bersih-bersih lingkungan.
Melalui rangkaian agenda tersebut, Dinsos Kukar berharap peringatan HKSN tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang penguatan kepedulian sosial dan keterlibatan generasi muda dalam kegiatan kemasyarakatan.
Pelantikan pengurus Karang Taruna nantinya diharapkan menjadi awal penguatan peran organisasi dalam mendukung berbagai kegiatan sosial di tengah masyarakat Kukar. (ADV)















