Sentra Industri Kutim Targetkan Produksi Olahan Bernilai Tinggi

ADVERTORIAL260 Dilihat

ZONAKALTIM.ID, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mempercepat pengembangan sentra industri kakao dan karet sebagai bagian dari strategi hilirisasi komoditas perkebunan. Upaya ini masuk dalam 50 program prioritas Bupati Kutim untuk mendorong ekonomi non-tambang.

Kepala Disperindag Kutim, Nora Ramadhani, mengatakan, kakao lokal memiliki potensi besar untuk memasuki pasar produk olahan. “Kakao bisa diolah menjadi bubuk cokelat, cokelat blok, hingga produk siap konsumsi,” ujarnya.

Sementara itu, komoditas karet juga akan dikembangkan menjadi produk turunan seperti lembaran karet olahan, bahan baku industri, hingga komponen manufaktur skala kecil. Sentra industri akan menjadi pusat pelatihan sekaligus lokasi produksi agar pelaku IKM dapat meningkatkan keterampilan teknis.

Menurunya, tantangan utama dalam pengembangan sentra kakao dan karet meliputi minimnya peralatan produksi dan kapasitas SDM yang masih terbatas. Namun, dengan pendampingan yang sistematis, pemerintah yakin pelaku usaha lokal dapat berkembang.

Dalam program sentra industri, pemerintah menekankan pentingnya keterlibatan petani sebagai bagian rantai nilai. Petani tidak lagi sekadar menjual bahan mentah, tetapi juga memperoleh manfaat dari industri hilir yang dibangun.

Dirinya menegaskan, keberadaan sentra industri akan membuka lapangan kerja baru dan mendorong diversifikasi ekonomi daerah. Dengan demikian, Kutim bergerak menuju struktur ekonomi yang lebih kuat dan tidak lagi bergantung pada sektor tambang. (adv/diskominfokutim/prb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *