Dispora Kukar Pastikan Entri Atlet Sesuai, Aturan Usia Mengacu THB Cabor

Kaltimreport.com –Kepastian mengenai batas usia atlet menjadi salah satu hal yang diperha;tikan kontingen Kutai Kartanegara (Kukar) dalam mengikuti ajang olahraga. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar memastikan, hingga saat ini belum ada atlet yang ditolak karena persoalan usia.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa ketentuan usia 30 tahun yang disampaikan Ketua KONI Provinsi tetap perlu dilihat berdasarkan aturan teknis masing-masing cabang olahraga.

Menurutnya, setiap cabang olahraga memiliki *Technical Handbook* (THB) yang menjadi acuan pelaksanaan pertandingan. Apabila THB yang diterbitkan pengurus provinsi (pengprov) masih memperbolehkan atlet berusia di atas 30 tahun, maka ketentuan tersebut menjadi dasar penyesuaian dalam pelaksanaannya.

Dengan demikian, penerapan batas usia tidak bisa dilepaskan dari aturan teknis yang berlaku pada masing-masing cabang olahraga. Penjelasan Ketua KONI Provinsi melalui media sosial juga telah memberikan gambaran mengenai hal tersebut.

“Alhamdulillah, sampai hari ini entri by name kontingen Kukar belum ada yang ditolak terkait usia. Memang masih ada atlet yang berusia di atas 30 tahun, dan itu tidak kami pungkiri,” ungkapnya, Senin (12/10/2026).

Meski demikian, kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi Dispora Kukar dalam menyusun program pembinaan atlet ke depan. Upaya penyesuaian kelompok usia dinilai penting agar persiapan atlet dapat berjalan seiring dengan perkembangan regulasi olahraga.

Aji Ali mengatakan, pembinaan ke depan diharapkan mampu mendorong penurunan usia atlet secara bertahap hingga sesuai dengan ketentuan maksimal 30 tahun.

Ia juga menyebutkan adanya informasi bahwa batas usia 30 tahun berpotensi diterapkan pada tahun mendatang. Karena itu, persiapan sejak dini menjadi langkah penting agar Kukar dapat menyesuaikan diri dengan kebijakan yang akan diberlakukan.

“Ini menjadi evaluasi kami untuk program-program selanjutnya. Mudah-mudahan ke depan kami bisa menyiapkan atlet dengan usia yang lebih sesuai, sehingga ketika aturan tersebut diterapkan, kontingen Kukar sudah lebih siap,” tutupnya. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *