Kaltimreport.com – Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berjalan. Dari target pembangunan yang mencakup 193 desa dan 44 kelurahan, sekitar 179 unit dilaporkan telah terbangun.
Meski progres pembangunan menunjukkan perkembangan, penyelesaian seluruh unit masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait ketersediaan lahan. Persoalan tersebut mencakup lokasi yang belum memiliki lahan memadai hingga lahan yang masih dikuasai atau dimiliki pihak lain.
“KDMP di Kutai Kartanegara seharusnya dibangun di 193 desa dan 44 kelurahan. Berdasarkan data yang saya ketahui, sekitar 179 unit sudah terbangun. Sementara itu, sebagian lainnya masih terkendala persoalan lahan,” ujar narasumber.
Tantangan pembangunan menjadi lebih kompleks di wilayah dengan karakter geografis perairan, seperti Desa Sepatin dan kawasan Muara Pantuan. Di wilayah tersebut, sebagian permukiman berada di atas air sehingga ketersediaan lahan daratan menjadi persoalan tersendiri dalam menentukan lokasi pembangunan koperasi.
Kondisi ini memerlukan penanganan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing wilayah. Terlebih, pembangunan KDMP di kawasan yang tidak memiliki lahan daratan memadai masih membutuhkan petunjuk lebih lanjut agar pelaksanaannya memiliki dasar yang jelas.
“Yang masih sulit kami putuskan adalah pembangunan KDMP di wilayah 3T, seperti Sepatin dan Muara Pantuan. Di sana tidak tersedia lahan daratan karena sebagian wilayah permukimannya berada di atas air. Kami masih menunggu petunjuk lebih lanjut mengenai bagaimana pembangunan KDMP di wilayah seperti itu dapat dilaksanakan,” jelasnya.
Di tengah berbagai kendala tersebut, sejumlah KDMP di Kukar dilaporkan telah mulai beroperasi. Hal ini menjadi langkah awal dalam mendorong aktivitas koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Ke depan, penyelesaian persoalan lahan dan kejelasan mekanisme pembangunan di wilayah perairan menjadi faktor penting untuk mempercepat realisasi program tersebut. Dengan dukungan koordinasi antara pemerintah dan pihak terkait, pembangunan KDMP diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Kehadiran KDMP di setiap desa dan kelurahan diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat melalui pengembangan koperasi yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal. (ADV)










