Kaltimreport.com, KUTAI KARTANEGARA – Agenda penyebarluasan produk hukum daerah kembali dilaksanakan anggota DPRD Kalimantan Timur di wilayah daerah pemilihan masing-masing. Ketua Komisi I DPRD Kaltim, Selamat Ari Wibowo, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) di Desa Kayu Batu, Kecamatan Muara Muntai, Selasa (17/02/2026).
Kegiatan tersebut difokuskan pada pemaparan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Nomor 02 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga. Regulasi ini dinilai penting sebagai pedoman dalam memperkuat peran keluarga di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Dalam forum itu, Selamat menjelaskan bahwa keluarga merupakan pilar utama dalam struktur kehidupan berbangsa. Menurutnya, kualitas suatu daerah sangat dipengaruhi oleh kondisi keluarga yang harmonis, mandiri, dan memiliki ketahanan dalam berbagai aspek.
Ia menuturkan, Perda tersebut mengatur sejumlah hal mendasar, mulai dari kelengkapan administrasi dan legalitas keluarga hingga upaya peningkatan kualitas hidup anggota keluarga. Aspek kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan pembinaan moral menjadi bagian penting yang diatur dalam kebijakan tersebut.
Persoalan stunting di Kutai Kartanegara juga menjadi sorotan dalam diskusi. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan keluarga.
Selamat juga menekankan bahwa sosialisasi Perda merupakan tanggung jawab moral anggota dewan kepada masyarakat. Ia menyebut, regulasi yang telah disahkan tidak boleh berhenti pada tahap pembahasan dan persetujuan semata, tetapi harus diketahui dan dipahami publik.
Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber Alauddin dan Dedi Efendi, serta dipandu oleh Samsuni sebagai moderator. Hadir pula tokoh masyarakat dan pemuda yang aktif berdialog dan menyampaikan pandangan mereka terkait implementasi ketahanan keluarga di lingkungan setempat.
Melalui kegiatan tersebut, Selamat berharap masyarakat tidak hanya memahami isi Perda, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Ia optimistis, dengan keluarga yang kuat dan berdaya, kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur akan semakin meningkat.















