kaltimreport.com, SAMARINDA — Anggota DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mendorong adanya pembenahan Stadion Segiri agar memenuhi standar internasional untuk mendukung kiprah Borneo FC di kompetisi Asia.
Menurutnya, salah satu catatan penting dari penilaian internasional adalah persoalan pencahayaan stadion yang dinilai belum memadai. Selain lampu stadion, fasilitas lain seperti ruang ganti juga menjadi perhatian.
“Poin yang disampaikan itu selain ruang ganti dan sebagainya, kami juga menyoroti masalah lampu stadion,” ujarnya, di Kantor DPRD Samarinda.
Deni mengatakan DPRD telah mendorong Pemerintah Kota Samarinda untuk berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur agar pembenahan stadion dapat dilakukan secara kolaboratif.
Menurutnya, pembiayaan dan peningkatan fasilitas stadion tidak harus sepenuhnya ditanggung pemerintah kota. Dukungan dari pemerintah provinsi hingga PSSI dinilai penting agar Stadion Segiri bisa memenuhi standar internasional.
“Tidak ada salahnya kita berkolaborasi dengan pemerintah provinsi. Mudah-mudahan juga bisa terkomunikasi dengan PSSI hingga nantinya mendapat perhatian dari Kementerian Pemuda dan Olahraga,” katanya.
Ia menegaskan keberadaan stadion yang layak bukan hanya menyangkut nama Samarinda, tetapi juga citra Indonesia di level internasional, mengingat Borneo FC menjadi wakil Indonesia di kompetisi Asia.
“Ini bukan lagi bicara Kalimantan saja, tapi gengsi Indonesia. Borneo FC harus memiliki stadion yang layak dan memenuhi standar internasional,” tegasnya.
DPRD Samarinda, lanjut Deni, akan terus memberikan perhatian terhadap pembenahan Stadion Segiri agar Borneo FC dapat bermain di kandang sendiri saat menjalani laga internasional.
“Supaya nantinya ketika Borneo FC bertanding tidak bermain di kandang orang lain,” pungkasnya. Adv./DPRD Samarinda Cep).















