Habibie Nahkodai DPD GMPK Kaltim, Siap Perkuat Kaderisasi dan Pengabdian Pemuda

DAERAH1648 Dilihat

Kaltimreport.com, SAMARINDA – Ahmad Habibie Mubarak resmi dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Pelajar Kebangsaan (GMPK) Provinsi Kalimantan Timur. Amanah tersebut diberikan setelah dirinya mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pratama di Bogor serta mendapat kepercayaan dari Ketua Dewan Penasehat bersama jajaran organisasi.

Penunjukan tersebut menjadi langkah baru dalam perjalanan Habibie di dunia kepemudaan dan kemahasiswaan. Sosok yang akrab disapa Habibie itu dikenal aktif berorganisasi sejak menempuh pendidikan di Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda.

Selama menjadi mahasiswa, Habibie terlibat dalam berbagai organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan. Ia juga dikenal konsisten menyuarakan aspirasi masyarakat serta mengawal sejumlah isu publik yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat Kalimantan Timur.

Kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin DPD GMPK Kalimantan Timur dinilai menjadi bentuk apresiasi atas kapasitas kepemimpinan, pengalaman organisasi, serta komitmennya dalam membangun gerakan pemuda yang progresif, inklusif, dan berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat.

Dalam keterangannya, Habibie menegaskan bahwa GMPK harus mampu menjadi wadah kaderisasi yang melahirkan generasi muda berintegritas, memiliki semangat kebangsaan yang kuat, serta mampu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan bangsa, khususnya yang dihadapi masyarakat di akar rumput seperti petani dan nelayan.

“Kepercayaan ini bukan hanya amanah bagi saya pribadi, tetapi amanah bersama untuk membangun organisasi yang lebih maju, memperkuat kaderisasi, dan memastikan pemuda hadir di tengah masyarakat sebagai agen perubahan dan penjaga nilai-nilai kebangsaan,” ujar Habibie.

Habibie yang juga merupakan lulusan Program Pascasarjana Universitas Nasional Jakarta mengatakan, di bawah kepemimpinannya DPD GMPK Kalimantan Timur akan memperkuat sinergi dengan pemerintah, organisasi kepemudaan, lembaga pendidikan, serta berbagai elemen masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas peran organisasi dalam membina generasi muda yang kritis, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial.

Ia menambahkan, penguatan kaderisasi akan menjadi salah satu fokus utama organisasi, mulai dari kalangan pelajar tingkat SMA/sederajat hingga mahasiswa di perguruan tinggi. Program tersebut nantinya akan dijalankan secara bertahap di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur sebagai upaya mencetak kader-kader muda yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *