Kaltimreport.con – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, mengajak Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memperkuat peran dalam memperjuangkan kemandirian ekonomi daerah. Kolaborasi pemerintah dan partai politik dinilai penting agar kekayaan sumber daya alam Kukar dapat memberikan manfaat lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Aulia saat menghadiri pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kukar masa bakti 2026–2031 di Hotel Grand Fatma.
Dalam sambutannya, Aulia mengapresiasi jajaran pengurus yang baru dikukuhkan. Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kukar terbuka untuk bekerja sama dengan seluruh kekuatan politik dalam mewujudkan visi pembangunan Kukar Idaman Terbaik.
“Untuk mewujudkan visi besar Kabupaten Kutai Kartanegara yang kita sebut dengan Kukar Idaman Terbaik, itu kami tidak bisa sendiri. Kami harus didukung oleh seluruh pihak, utamanya partai-partai politik yang ada di Kabupaten Kukar,” ujarnya.
Menurut Aulia, tanggung jawab meningkatkan kesejahteraan masyarakat melekat pada seluruh pihak yang memiliki peran dalam politik dan pengambilan kebijakan. Karena itu, ia mengajak para politisi untuk memanfaatkan kewenangan serta ruang perjuangan yang dimiliki demi kepentingan masyarakat.
Selain mendorong sinergi politik, Aulia menyoroti pentingnya memperkuat kemampuan keuangan daerah agar Kukar tidak terus bergantung pada dana bagi hasil (DBH) dan transfer keuangan dari pemerintah pusat.
Ia mengakui, meskipun Kukar memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar, kemandirian ekonomi daerah masih perlu ditingkatkan. Salah satu hal yang menjadi perhatian ialah optimalisasi peran badan usaha milik daerah (BUMD) dalam mengelola potensi sumber daya alam yang dimiliki Kukar.
Menurutnya, pengembangan usaha daerah berbasis potensi lokal dapat menjadi salah satu upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Dengan demikian, manfaat ekonomi dari sumber daya alam diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi pembiayaan pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Aulia turut menyinggung sektor pertambangan batu bara dan perkebunan kelapa sawit yang menjadi bagian penting dari perekonomian Kukar. Pemerintah daerah, kata dia, perlu terus membuka peluang agar potensi tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi daerah.
“Kita belum bisa berdiri dengan kaki kita sendiri. Oleh karena itu, kita perlu memperkuat kemampuan daerah dalam menciptakan pendapatan sendiri agar tidak terlalu bergantung pada transfer keuangan daerah,” kata Aulia.
Ia juga menyampaikan bahwa komunikasi dengan perwakilan di tingkat pusat terus dilakukan untuk memperjuangkan kepentingan daerah. Dukungan lintas partai diharapkan dapat memperkuat upaya membuka peluang pengelolaan potensi ekonomi Kukar sesuai ketentuan yang berlaku. (ADV)














