Kaltimreport.com – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan kekuatan besar untuk menghadapi lima ajang olahraga yang berlangsung sepanjang Oktober hingga Desember 2026. Sebanyak 2.894 orang yang terdiri atas atlet, pelatih, manajer, dan kru akan membawa nama daerah dalam berbagai kompetisi tersebut.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan pemberangkatan kontingen ini menjadi bagian dari upaya daerah untuk menjaga konsistensi prestasi olahraga sekaligus membuka peluang meraih pencapaian lebih tinggi.
Menurutnya, Kukar tidak hanya ingin mempertahankan hasil yang telah diraih pada kompetisi sebelumnya, tetapi juga membidik posisi juara umum di setiap ajang yang diikuti.
“Target kami adalah meraih juara. Minimal, kami ingin mempertahankan prestasi yang telah dicapai sebelumnya. Selanjutnya, target kami adalah meraih juara umum dalam setiap event yang diikuti,” ujarnya.
Aji Ali menjelaskan, peluang Kukar untuk bersaing terbuka melalui potensi yang dimiliki hampir seluruh cabang olahraga (cabor). Sejumlah cabor, khususnya olahraga bela diri, selama ini menunjukkan kemampuan dalam menyumbangkan medali.
“Alhamdulillah, hampir semua cabang olahraga di Kukar sebenarnya memiliki potensi untuk menyumbangkan medali. Terutama cabang olahraga bela diri dan sejumlah cabang lainnya yang selama ini menunjukkan perkembangan prestasi cukup baik,” ungkapnya.
Ia menilai perkembangan prestasi tersebut menjadi modal penting bagi kontingen Kukar untuk menghadapi persaingan di tingkat provinsi maupun berbagai kejuaraan yang diikuti.
Keikutsertaan dalam lima ajang tersebut juga menjadi kesempatan bagi para atlet untuk membuktikan hasil pembinaan yang selama ini dijalankan. Dengan dukungan pelatih, manajer, dan ofisial, seluruh kontingen diharapkan mampu tampil maksimal serta memberikan hasil terbaik bagi Kutai Kartanegara.
“Jumlah kontingen yang kita berangkatkan kurang lebih 2.894 orang, terdiri atas atlet, pelatih, manajer, dan ofisial. Mereka akan berlaga dalam lima event yang pelaksanaannya dimulai Oktober hingga Desember,” jelas Aji Ali.
Bagi Kukar, target juara umum bukan sekadar capaian dalam pertandingan, melainkan juga bagian dari upaya menjaga keberlanjutan prestasi dan memperkuat perkembangan olahraga daerah. (ADV)











