Kaltimreport.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan pemberian bonus bagi atlet yang berlaga dalam sejumlah kejuaraan olahraga tahun 2026 tetap menjadi prioritas. Kebijakan efisiensi anggaran maupun keterlambatan penyaluran dana transfer ke daerah dipastikan tidak mengurangi komitmen pemerintah dalam memberikan apresiasi atas perjuangan para atlet.
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, meminta seluruh atlet yang mewakili daerah agar tetap percaya diri dan fokus menghadapi pertandingan. Ia menegaskan, pemerintah daerah telah menyiapkan dukungan bagi para atlet yang berjuang membawa nama Kukar.
“Jangan perlu ragu terhadap bonus yang akan diberikan. Percayalah, Kukar akan terus menyala dan menunjukkan prestasinya di mana pun berada,” ujarnya.
Menurut Rendi, tahun ini menjadi tantangan tersendiri bagi dunia olahraga Kukar. Sebab, terdapat lima kejuaraan olahraga yang berlangsung dalam rentang waktu berdekatan. Situasi tersebut membuat pemerintah daerah harus menyelaraskan berbagai kebutuhan kontingen, mulai dari pakaian hingga perlengkapan pertandingan.
Meski demikian, Kukar dinilai memiliki keunggulan dari sisi kesiapan karena proses persiapan telah dilakukan jauh sebelum pelaksanaan kejuaraan. Bahkan, Rendi menyebut masih terdapat sejumlah daerah yang belum menuntaskan persiapan perlengkapan pertandingan.
Ia menilai, kondisi tersebut menjadi modal penting bagi Kukar untuk tampil maksimal di tengah persaingan antardaerah.
“Secara umum, kekuatan olahraga Kukar cukup merata. Tidak ada satu cabang olahraga yang menjadi satu-satunya andalan. Karena itu, kali ini kita menargetkan bisa meraih juara umum,” tegasnya.
Selama ini, Kukar mampu bersaing di papan atas dengan menempati posisi juara umum kedua maupun ketiga. Capaian tersebut menjadi pijakan untuk meningkatkan prestasi pada kompetisi tahun ini.
Di sisi lain, perhatian pemerintah daerah juga diarahkan kepada atlet disabilitas. Rendi mengungkapkan, pihaknya telah membahas kondisi sekretariat atlet disabilitas yang berada di kawasan seberang bersama Bupati Kukar dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari).
Menurutnya, fasilitas sekretariat tersebut perlu mendapat perhatian agar aktivitas dan pembinaan atlet disabilitas dapat didukung dengan sarana yang lebih memadai.
“Perbaikan fasilitas tersebut kemungkinan akan kita upayakan pada tahun depan sebagai bentuk dukungan kepada mereka,” pungkasnya.
Dengan dukungan anggaran, kesiapan perlengkapan, serta perhatian terhadap fasilitas pembinaan, Pemkab Kukar berharap seluruh atlet dapat bertanding secara maksimal sekaligus memperkuat prestasi olahraga daerah. (ADV)











