DPRD Samarinda Ajak Masyarakat Lebih Bijak Menyaring Informasi di Media Sosial

Kaltimreport.com, Samarinda – Pesatnya perkembangan media sosial membuat penyebaran informasi berlangsung semakin cepat. Di sisi lain, kondisi tersebut juga memunculkan tantangan berupa maraknya informasi yang belum terverifikasi dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam menerima maupun menyebarkan informasi yang beredar di platform digital. Menurutnya, tidak semua informasi yang viral dapat langsung dipercaya tanpa adanya proses pengecekan terhadap sumber dan kebenarannya.

“Banyak informasi yang beredar di media sosial tanpa melalui proses konfirmasi yang jelas. Masyarakat harus lebih cermat sebelum mempercayai atau menyebarkannya kembali,” ujar Samri, Rabu (3/6/26).

Ia menilai, salah satu persoalan yang kerap terjadi adalah munculnya informasi yang hanya menampilkan satu sisi pandangan tanpa memberikan ruang klarifikasi kepada pihak yang diberitakan. Kondisi tersebut dinilai tidak sejalan dengan prinsip keberimbangan dalam penyampaian informasi.

“Ketika informasi hanya berasal dari satu pihak dan tidak disertai konfirmasi dari pihak lain yang terkait, tentu masyarakat tidak mendapatkan gambaran yang utuh. Ini yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman,” katanya.

Samri menegaskan bahwa keberimbangan menjadi aspek penting dalam menjaga kualitas informasi yang diterima publik. Menurutnya, informasi yang tidak lengkap dapat memengaruhi opini masyarakat dan berisiko memicu polemik yang sebenarnya dapat dihindari.

Selain itu, ia juga menyoroti adanya kemungkinan pihak tertentu yang memanfaatkan viralnya suatu isu untuk kepentingan pribadi. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum memiliki dasar yang jelas.

“Jangan langsung percaya pada setiap informasi yang beredar. Pastikan terlebih dahulu sumbernya kredibel dan informasinya dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

DPRD Samarinda pun mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan literasi digital sebagai langkah menghadapi derasnya arus informasi saat ini. Dengan kemampuan memilah informasi secara bijak, masyarakat diharapkan dapat berperan dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan kondusif.

Samri menambahkan, kebebasan berekspresi di media sosial harus diimbangi dengan tanggung jawab. Ia berharap masyarakat dapat menggunakan media digital secara positif sehingga tidak menjadi sarana penyebaran informasi yang menyesatkan atau memicu kegaduhan. Tutupnya. (Adv./DPRD Samarinda Cep).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *