Lubang Bekas Tambang Dekat Permukiman Jadi Sorotan, Deni Minta Pengawasan Khusus

Kaltimreport.com, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, meminta perusahaan tambang meningkatkan pengawasan terhadap lubang bekas tambang yang berada di dekat kawasan permukiman warga.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul masih adanya kejadian korban jiwa yang terjadi di sejumlah lubang bekas tambang di Kalimantan Timur.

Menurut Deni, keberadaan void yang tidak diawasi dengan baik berpotensi membahayakan masyarakat, khususnya anak-anak yang sering bermain di sekitar lokasi.

Ia menilai banyak masyarakat yang tidak mengetahui tingkat kedalaman dan bahaya yang terdapat di dalam lubang bekas tambang tersebut.

“Kebanyakan lubang-lubang ini sangat dekat dengan permukiman warga,” ujarnya saat di kantor DPRD Samarinda.

Deni menjelaskan bahwa sejumlah kasus korban tenggelam terjadi karena masyarakat mengira lubang tersebut dangkal, padahal bagian tengahnya memiliki kedalaman yang cukup ekstrem.

Bahkan kondisi air di dalam void disebut dapat menimbulkan arus yang berbahaya bagi siapa saja yang masuk ke dalamnya.

“Kita ingin mereka melakukan pengawasan khusus terhadap itu tadi, karena apalagi kebanyakan lubang-lubang ini sangat dekat dengan permukiman warga,” katanya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat menyurati perusahaan-perusahaan terkait agar pengawasan dilakukan secara maksimal guna mencegah jatuhnya korban jiwa di masa mendatang. Tutupnya. (Adv./DPRD Samarinda Cep).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *