DPPKB Kukar Dorong Kesadaran Keluarga Ciptakan Lingkungan Bebas Asap Rokok

Kaltimreport.com – Menciptakan lingkungan keluarga yang sehat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Salah satu hal yang mendapat perhatian adalah kebiasaan merokok di lingkungan keluarga.

Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Kartanegara, Sri Lindawati, mengatakan persoalan rokok masih menjadi salah satu tantangan dalam mewujudkan keluarga yang sehat.

Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menempatkan aktivitas merokok agar tidak memberikan dampak kepada anggota keluarga maupun orang lain di sekitarnya.

“Sebenarnya, kita tidak melarang seseorang untuk merokok. Tinggal bagaimana menempatkan bahwa yang merokok ini jauh dari keluarga, sehingga tidak menjadikan keluarga lainnya atau warga lainnya sebagai perokok pasif,” ujarnya, Sabtu (3/10/2026).

Menurutnya, perokok pasif juga dapat terpapar risiko kesehatan akibat asap rokok yang berada di lingkungan sekitarnya. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena anggota keluarga, termasuk anak-anak, dapat terpapar meskipun tidak merokok.

Karena itu, Sri mendorong agar kesadaran mengenai lingkungan bebas asap rokok terus dibangun di tingkat keluarga. Menurutnya, menjaga lingkungan rumah dari paparan asap rokok merupakan salah satu bentuk perhatian terhadap kesehatan seluruh anggota keluarga.

“Persoalan rokok ini menjadi salah satu tantangan besar kita dalam upaya mencegah stunting dan mewujudkan keluarga yang sehat,” katanya.

Selain kebiasaan merokok, DPPKB Kukar juga terus mendorong masyarakat memperhatikan berbagai faktor yang mendukung kesehatan keluarga, mulai dari akses pelayanan kesehatan, air bersih, jamban sehat, hingga pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak.

Dengan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, keluarga diharapkan semakin memahami bahwa pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan bersama, termasuk menciptakan lingkungan rumah yang sehat dan mendukung tumbuh kembang anak. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *