Kaltimreport.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN) melalui Program Dedikasi ASN Sejahtera. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan yakni fasilitas beasiswa untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang magister (S2) dan doktoral (S3).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan program beasiswa tersebut telah berjalan sejak tahun lalu. Meski demikian, jumlah penerima masih disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan kompetensi ASN serta kemampuan anggaran daerah.
“Program ini sudah berjalan sejak tahun lalu. Ke depan, kami berharap pelaksanaannya bisa terus ditingkatkan agar semakin banyak ASN yang mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Menurutnya, pelaksanaan program ini tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan jenjang pendidikan, tetapi juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan daerah.
Karena itu, bidang studi yang dipilih menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan prioritas penerima. ASN yang melanjutkan pendidikan diharapkan mengambil bidang keilmuan yang relevan dengan kebutuhan organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing.
Sunggono menjelaskan, kebutuhan dukungan pendidikan S2 salah satunya berasal dari tenaga dokter yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang spesialis. Sementara untuk pendidikan doktoral, terdapat ASN yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi, baik di dalam negeri maupun luar negeri, termasuk Jepang.
“Prioritasnya tentu disesuaikan dengan kebutuhan organisasi perangkat daerah. Jadi, pendidikan yang ditempuh harus memiliki keterkaitan dengan kebutuhan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan pemerintah daerah,” jelasnya.
Dari sisi pembiayaan, pemerintah daerah memberikan dukungan berdasarkan ketentuan program dan jangka waktu pendidikan yang telah ditetapkan. Apabila masa studi melampaui batas waktu pembiayaan yang ditanggung pemerintah daerah, biaya pendidikan berikutnya tidak lagi menjadi tanggungan melalui program tersebut.
Melalui program ini, Pemkab Kukar berharap peningkatan kapasitas akademik ASN dapat berjalan seiring dengan kebutuhan pelayanan publik. Dengan demikian, investasi pemerintah daerah di bidang pendidikan dapat memberikan manfaat nyata bagi penguatan kualitas birokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan. (ADV)














