Kaltimreport.com– Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) terus mendorong keberlangsungan kegiatan ekonomi kreatif melalui dukungan pembiayaan terhadap berbagai agenda yang telah masuk dalam kalender kegiatan daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Awang Agus Dharmawan, menjelaskan bahwa stimulus untuk sektor ekonomi kreatif tidak ditetapkan dalam nominal yang seragam. Dukungan diberikan dengan mempertimbangkan jenis kegiatan, skala pelaksanaan, serta kebutuhan masing-masing penyelenggara.
Menurutnya, stimulus tersebut tidak berbentuk pemberian uang tunai dengan nilai tetap sebagaimana skema bantuan langsung. Sebaliknya, pemerintah memberikan dukungan pembiayaan untuk membantu pelaksanaan kegiatan yang telah direncanakan dan tercantum dalam kalender acara.
“Stimulus itu bukan berarti kita memberikan uang segar dengan nominal tertentu. Kegiatan-kegiatan yang memang sudah berlangsung dan masuk dalam kalender event, kita berikan sentuhan melalui bantuan pembiayaan,” jelasnya beberapa waktu lalu.
Dukungan terhadap agenda tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan kegiatan daerah yang berpotensi menggerakkan aktivitas ekonomi kreatif dan menarik partisipasi masyarakat.
Awang menyebutkan, besaran pembiayaan untuk setiap kegiatan berbeda-beda. Penentuan nilainya disesuaikan dengan skala dan kebutuhan kegiatan, serta perencanaan anggaran yang telah disusun untuk tahun berjalan.
“Nilainya bervariasi, tergantung besar kecilnya kegiatan. Kita sesuaikan dengan kebutuhan dan perencanaan yang sudah dimasukkan untuk 2026,” ungkapnya.
Melalui pendekatan tersebut, dukungan pemerintah diharapkan dapat membantu penyelenggaraan berbagai agenda kreatif di Kukar agar tetap berjalan sesuai perencanaan. Selain menjaga konsistensi kegiatan yang telah menjadi bagian dari kalender daerah, dukungan ini juga membuka peluang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk terlibat dalam berbagai aktivitas yang berkembang di masyarakat.
Dispar Kukar pun menempatkan stimulus pembiayaan sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap kegiatan yang telah direncanakan, dengan besaran bantuan yang menyesuaikan karakteristik masing-masing agenda. (ADV)














